Banyak tim sales dan marketing Indonesia sudah beralih ke Google Sheets untuk kolaborasi yang lebih mudah. Berbeda dari Excel yang tersimpan lokal, Google Sheets bisa diakses dan diedit bersama-sama dari mana saja secara real-time.
Tapi kalau kamu mau mengisi Google Sheets dengan ribuan data bisnis dari Google Maps, copy-paste manual jelas bukan pilihan yang baik. Artikel ini membahas cara melakukannya secara otomatis.
Kenapa Google Sheets Lebih Cocok untuk Tim Sales?
Sebelum masuk ke caranya, ada beberapa alasan kenapa banyak tim sales lebih memilih Google Sheets dibanding Excel:
- Kolaborasi real-time. Seluruh tim bisa lihat dan update data yang sama secara bersamaan tanpa perlu kirim-kirim file.
- Akses dari mana saja. Bisa dibuka dari HP, tablet, atau komputer manapun selama ada koneksi internet.
- Gratis. Tidak perlu lisensi Microsoft Office.
- Integrasi dengan tools lain. Google Sheets bisa terkoneksi dengan berbagai tools marketing dan CRM.
Cara Export Data Google Maps ke Google Sheets
Metode 1: Via Alanova (Rekomendasi)
Cara paling mudah adalah menggunakan Alanova untuk mengumpulkan data bisnis dari Google Maps, export ke Excel atau CSV, lalu import ke Google Sheets. Prosesnya hanya butuh beberapa menit.
Langkah-langkahnya:
- Daftar dan login ke alanova.id
- Buat campaign baru dengan keyword dan kota target
- Tunggu campaign selesai berjalan
- Klik Export CSV di dashboard Alanova
- Buka Google Sheets, klik File lalu Import
- Upload file CSV yang baru didownload
- Pilih opsi “Replace spreadsheet” atau “Insert new sheet” sesuai kebutuhan
- Klik Import Data
Dalam hitungan detik, ribuan data bisnis dari Google Maps sudah masuk ke Google Sheets kamu, lengkap dengan semua kolom: nama bisnis, alamat, nomor telepon, website, email, rating, dan kategori.
Metode 2: Google Sheets Import Langsung dari URL
Kalau file CSV sudah tersimpan di Google Drive, kamu bisa menggunakan fungsi IMPORTDATA di Google Sheets untuk memasukkan datanya langsung:
=IMPORTDATA("URL file CSV kamu")
Ini berguna kalau kamu mau data diperbarui otomatis saat file CSV diupdate.
Cara Menyiapkan Google Sheets untuk Database Prospek
Setelah data masuk ke Google Sheets, tambahkan kolom-kolom berikut untuk membuatnya lebih fungsional sebagai database prospek:
| Kolom Tambahan | Fungsi |
|---|---|
| Status | Dropdown: Belum dihubungi / Sudah kontak / Follow-up / Closed |
| PIC | Nama anggota tim yang bertanggung jawab |
| Tanggal Kontak | Kapan pertama kali dihubungi |
| Hasil | Catatan dari setiap interaksi |
| Next Action | Langkah follow-up berikutnya |
Dengan Google Sheets, kamu juga bisa menggunakan fitur Data Validation untuk membuat dropdown menu di kolom Status, sehingga semua anggota tim menggunakan terminologi yang konsisten.
Tips Kolaborasi Tim di Google Sheets
Gunakan filter view untuk setiap anggota tim. Fitur Filter View di Google Sheets memungkinkan setiap orang melihat data yang sudah difilter sesuai kebutuhan mereka tanpa mengganggu tampilan orang lain.
Beri warna berdasarkan status. Gunakan Conditional Formatting untuk memberi warna berbeda di setiap baris berdasarkan status outreach. Memudahkan visual tracking progress tim.
Protect kolom data utama. Gunakan fitur Protected Ranges untuk mencegah kolom nama bisnis, alamat, dan nomor telepon ter-edit tidak sengaja oleh anggota tim.
Mulai Sekarang
Daftar gratis di alanova.id, kumpulkan data bisnis lokal yang kamu butuhkan, dan dalam beberapa menit database prospek kamu sudah siap di Google Sheets dan bisa langsung dipakai seluruh tim.
Baca Juga
Pro tip: Buat tab terpisah di Google Sheets untuk setiap campaign Alanova yang kamu jalankan. Ini memudahkan tracking dari mana setiap leads berasal dan membantu mengukur kampanye mana yang paling produktif.