Scraping Google Maps untuk Cold Email: Cara Dapat Email Bisnis yang Valid

Scraping Google Maps untuk Cold Email: Cara Dapat Email Bisnis yang Valid

danis

Cold email adalah salah satu channel outreach dengan ROI terbaik kalau dilakukan dengan benar. Tapi ada satu syarat yang tidak bisa ditawar: kamu butuh email bisnis yang valid, relevan, dan dari bisnis yang memang cocok dengan apa yang kamu tawarkan.

Artikel ini membahas cara menggunakan Google Maps sebagai sumber untuk mendapatkan email bisnis yang tepat untuk cold email campaign.

Mengapa Google Maps adalah Sumber Email Terbaik untuk B2B Indonesia

Google Maps menyimpan data jutaan bisnis aktif Indonesia. Setiap bisnis yang punya website dicantumkan di listing Maps-nya. Dan di website bisnis itulah email kontak biasanya bisa ditemukan.

Ini jauh lebih reliable dari:

  • Beli database yang tidak jelas sumbernya
  • Cari manual satu per satu di Google
  • Scrape dari LinkedIn yang datanya terbatas untuk UMKM Indonesia

Cara Mendapatkan Email dari Google Maps menggunakan Alanova

Alanova mengotomasi seluruh proses ini dalam dua langkah sekaligus:

  1. Menemukan bisnis di Google Maps berdasarkan keyword dan lokasi yang kamu tentukan
  2. Mengunjungi website setiap bisnis dan mengekstrak email yang ada di sana secara otomatis

Hasilnya: database email bisnis yang diambil langsung dari sumber pertama, bukan dari database pihak ketiga yang sudah usang.

Langkah Mengumpulkan Email untuk Cold Email Campaign

  1. Daftar gratis di alanova.id
  2. Tentukan jenis bisnis yang mau kamu targetkan dengan cold email
  3. Buat campaign dengan keyword yang sesuai dan kota target
  4. Jalankan campaign dan tunggu hasilnya
  5. Export ke Excel, filter kolom Email untuk hanya mengambil yang ada email-nya
  6. Verifikasi email dengan ZeroBounce atau Millionverifier sebelum kirim campaign

Memastikan Cold Email Campaign Efektif

Segmentasi yang tepat. Email yang dikirim ke jenis bisnis yang memang relevan akan selalu lebih efektif. Dengan data dari Alanova, kamu bisa membuat campaign yang sangat tersegmentasi per jenis bisnis atau per kota.

Personalisasi minimal: nama bisnis + relevansi. Menyebut nama bisnis di subject line dan opening email sudah meningkatkan open rate secara signifikan. Tambahkan satu detail yang spesifik tentang bisnis mereka (misalnya dari website mereka) untuk membuat email terasa sangat personal.

Subject line yang tidak terkesan spam. Hindari kata-kata seperti “penawaran”, “gratis”, “diskon”, “promo” di subject line karena sering difilter sebagai spam. Subject yang terkesan personal dan conversational biasanya mendapat open rate lebih tinggi.

Verifikasi email sebelum kirim. Wajib dilakukan untuk menjaga bounce rate di bawah 3-5%.

Mulai Kumpulkan Email untuk Cold Email Campaign

Daftar gratis di alanova.id dan mulai kumpulkan email bisnis lokal Indonesia yang valid untuk cold email campaign kamu.

Baca Juga

Pro tip: Untuk cold email di pasar Indonesia, kirim di hari Selasa sampai Kamis antara pukul 08:00-10:00 atau 13:00-15:00. Senin pagi dan Jumat siang adalah waktu yang paling buruk karena open rate-nya konsisten lebih rendah dari hari-hari tengah minggu.

5 responses to “Scraping Google Maps untuk Cold Email: Cara Dapat Email Bisnis yang Valid”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *