Cara Buat Database Prospek untuk Tim Sales Canvassing

Cara Buat Database Prospek untuk Tim Sales Canvassing

danis

Sales canvassing adalah salah satu strategi akuisisi paling tua, tapi juga yang paling mahal kalau dilakukan tanpa persiapan yang benar. Tim yang turun ke lapangan tanpa list prospek yang jelas akan membuang berjam-jam hanya untuk berjalan dari satu alamat ke alamat lain yang ternyata bukan target market mereka.

Artikel ini membahas cara membangun database kontak untuk sales canvassing yang solid sebelum tim canvassing kamu turun ke lapangan.

Kenapa Database Prospek Penting untuk Canvassing?

Canvassing yang efektif bukan tentang datang ke sebanyak mungkin tempat, tapi datang ke tempat yang tepat. Database prospek yang baik membantu tim kamu:

  • Merencanakan rute yang efisien. Dengan tahu di mana saja target bisnis berada, tim bisa merencanakan rute yang meminimalkan waktu perjalanan dan memaksimalkan jumlah kunjungan per hari.
  • Datang dengan konteks yang lebih baik. Mengetahui nama bisnis, jenis usaha, dan bahkan rating Google Maps sebelum datang membuat percakapan awal jauh lebih natural dan terpercaya.
  • Mengukur coverage area. Kamu bisa tahu berapa persen area yang sudah dicovered dan berapa yang belum, sehingga tidak ada tumpang tindih antar sales rep.
  • Mendokumentasikan hasil kunjungan. Database yang ada sebelum canvassing bisa langsung jadi tracker: mana yang sudah dikunjungi, hasilnya apa, dan kapan perlu di-follow up.

Data Apa yang Dibutuhkan untuk Canvassing?

Berbeda dari outreach via email atau telepon, canvassing butuh data yang sedikit berbeda:

  • Alamat yang akurat dan lengkap – ini yang paling penting. Tanpa alamat yang benar, tim tidak bisa menemukan lokasi.
  • Nama bisnis – untuk referensi dan membuka percakapan dengan menyebut nama bisnis mereka.
  • Nomor telepon – untuk konfirmasi sebelum datang atau follow-up setelah kunjungan.
  • Kategori bisnis – untuk mengelompokkan prospek berdasarkan jenis usaha dan menyesuaikan pitch.
  • Koordinat atau area kota – untuk perencanaan rute dan penugasan per sales rep.

Cara Membangun Database Prospek Canvassing dengan Alanova

Alanova adalah cara paling efisien untuk membangun database ini. Karena sumbernya adalah Google Maps, setiap bisnis yang masuk ke database sudah pasti punya data alamat yang akurat karena itu salah satu informasi utama yang ditampilkan di Maps.

Langkah 1: Tentukan Area Canvassing

Sebelum mulai, petakan area yang akan dicovered oleh tim kamu. Misalnya:

  • Tim A: Jakarta Selatan dan Jakarta Barat
  • Tim B: Tangerang dan Tangerang Selatan
  • Tim C: Bekasi dan Depok

Di Alanova, kamu bisa scraping per kota atau per area yang spesifik, sehingga hasilnya bisa langsung dibagi ke tim yang bersangkutan.

Langkah 2: Tentukan Target Bisnis

Masukkan keyword yang sesuai dengan ICP (Ideal Customer Profile) produk atau jasa kamu. Semakin spesifik keyword-nya, semakin relevan bisnis yang masuk ke database canvassing.

Contoh keyword untuk berbagai jenis produk/jasa:

  • Jual mesin kasir: “toko retail”, “minimarket”, “toko sembako”, “apotek”, “toko pakaian”
  • Jual bahan baku makanan: “rumah makan”, “restoran”, “katering”, “kafe”, “bakery”
  • Jasa akunting: “klinik”, “kontraktor”, “toko bangunan”, “distributor”

Langkah 3: Jalankan Campaign di Alanova

  1. Daftar di alanova.id
  2. Buat campaign baru, isi keyword dan area target
  3. Klik Start Scraping dan tunggu hasilnya
  4. Export ke Excel saat selesai

Data yang didapat sudah mencakup nama bisnis, alamat lengkap, nomor telepon, dan kategori bisnis. Alamat dari Google Maps biasanya cukup akurat untuk navigasi lapangan.

Langkah 4: Siapkan Spreadsheet Canvassing

Setelah data diexport, tambahkan kolom-kolom berikut untuk keperluan tracking canvassing:

Kolom Tambahan Keterangan
Assigned To Nama sales rep yang bertanggung jawab
Tanggal Kunjungan Kapan rencana atau sudah dikunjungi
Status Belum dikunjungi / Sudah dikunjungi / Follow-up / Closing
Hasil Kunjungan Catatan dari percakapan di lapangan
Next Action Apa langkah selanjutnya dan kapan

Strategi Routing yang Efisien

Setelah database siap, lakukan hal-hal ini sebelum tim turun ke lapangan:

Klaster berdasarkan area kecil. Dalam satu kota, bagi lagi berdasarkan kecamatan atau kelurahan. Ini meminimalkan waktu perjalanan antar kunjungan.

Prioritaskan berdasarkan potensi. Kalau data rating tersedia, dahulukan bisnis dengan rating dan jumlah review yang lebih tinggi karena biasanya lebih established dan lebih mudah diajak bicara soal pengeluaran bisnis.

Tetapkan target kunjungan per hari. Dengan database yang sudah terorganisir, kamu bisa menetapkan target realistis, misalnya 20-30 kunjungan per sales rep per hari, dan mengukur apakah itu tercapai.

Mulai Bangun Database Canvassing Kamu

Tim canvassing yang turun dengan database yang solid bisa melakukan 2-3 kali lebih banyak kunjungan yang relevan dibanding yang turun tanpa list. Waktu di lapangan terlalu berharga untuk dibuang di tempat yang salah.

Daftar gratis di alanova.id dan bangun database canvassing pertama kamu hari ini.

Baca Juga

Pro tip: Jalankan campaign Alanova sehari sebelum jadwal canvassing. Besok pagi tim kamu sudah punya list lengkap, sudah dibagi per area, dan siap turun ke lapangan dengan lebih percaya diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *